Dream Theater
Dream Theater adalah salah satu grup progressive metal paling terkemuka di dunia saat ini. Didirikan oleh Mike Portnoy, John Petrucci dan John Myung, mereka telah merilis delapan album studio, empat rekaman live dan satu album pendek (EP). Album pertama mereka, When Dream And Day Unite direkam dengan Charlie Dominici sebagai vokalis dan Kevin Moore sebagai pemain keyboards. Dominici berusia jauh lebih tua daripada anggota lainnya dan ingin memainkan musik yang lain, sehingga ia kemudian keluar dari grup. Mereka kemudian mencari pengganti yang ideal selama 2 tahun sampai akhirnya bertemu dengan James LaBrie, vokalis dari Kanada melalui audisi.
Bersama LaBrie mereka merekam Images And Words yang melambungkan nama mereka ke jajaran internasional dengan hit "Pull Me Under" dan "Another Day". Awake adalah album terakhir mereka dengan Moore yang kemudian digantikan oleh Derek Sherinian untuk album Falling Into Infinity. Pada akhirnya Sherinian juga digantikan oleh Jordan Rudess dan formasi ini masih bertahan sampai hari ini. Mereka telah meluncurkan album konsep Metropolis 2: Scenes From A Memory dan album ganda Six Degrees Of Inner Turbulence. Pada tahun 2003 mereka memutuskan untuk merekam album non-konsep Train Of Thought yang sangat dipengaruhi oleh grup thrash metal seperti Metallica. Album mereka yang berjudul Octavarium dikeluarkan pada tanggal 7 Juni 2005 dan selain merupakan album studio kedelapan juga mengandung delapan lagu.
Setelah Dream Theater meluncurkan album Live mereka dalam memperingati 20 tahun Dream Theater terbentuk yang berjudul Score yang direkam pada tanggal 1 April 2006 di Radio City Music Hall,US. Mereka kembali bersiap meluncurkan album ke sembilan mereka dengan membawa bendera label record baru yaitu RoadRunner Records, mereka telah merampungkan album Systematic Chaos yang berisi 8 lagu dan akan diluncurkan pada tanggal 5 Juni 2007 di US.
Dream Theater dibentuk pada bulan September 1985, ketika gitaris John Petrucci dan bassis John Myung memutuskan untuk membentuk sebuah band untuk mengisi waktu luang mereka ketika bersekolah di Berklee College of Music di Boston. Mereka lalu bertemu seorang pemain drum, Mike Portnoy, di salah satu ruang latihan di Berklee, dan setelah dua hari negosiasi, mereka berhasil mengajak Mike Portnoy untuk bergabung. Setelah itu, mereka bertiga ingin mengisi dua tempat kosong di band tersebut, dan Petrucci bertanya kepada teman band, Kevin Moore, untuk menjadi pemain keyboard. Dia setuju, dan ketika Chris Collins diajak untuk menjadi vokalis, band tersebut sudah komplit.
Dengan lima anggota, mereka memutuskan untuk menamai band tersebut dengan nama Majesty. Menurut dokumentasi DVD Score, mereka berlima sedang mengantri tiket untuk konser Rush di Berklee Performance Center ketika mendengarkan Rush dengan boom box. Portnoy lalu berkata bahwa akhiran dari lagu tersebut (Bastille Day) terdengar sangat "majestic". Pada saat itulah mereka memutuskan Majesty adalah nama yang bagus untuk sebuah band, dan tetap bagus sampai sekarang.
Pada saat - saat tersebut, Portnoy, Petrucci dan Myung masih berkutat dengan kuliah mereka, juga dengan kerja paruh waktu dan mengajar. Jadwal mereka menjadi kiat ketat sehingga mereka harus memutuskan antara mengejar karier di bidang musik atau mengakhiri band Majesty. Namun akhirnya Majesty menang dan mereka bertiga keluar dari Berklee untuk berkonsentrasi di karier musik. Petrucci mengomentari tentang hal ini di dokumentasi DVD Score, berkata bahwa saat tersebut sangat susah untuk meminta kepada orang tuanya untuk pergi ke sekolah musik. Dan lebih susah lagi untuk menyakinkan orang tuanya agar ia boleh keluar dari sekolah.
Moore juga akhirnya keluar dari sekolahnya, SUNY Fredonia, untuk berkonsentrasi dengan band tersebut.
Beberapa teknik penulisan lagu yang unik telah dilakukan oleh Dream Theater, yang kebanyakan terjadi di masa - masa sekarang, ketika mereka bisa bereksperimen dengan label rekaman mereka sendiri.
Dimulai dengan Train of Thought, Dream Theater sudah memulai memasukkan elemen - elemen kecil dan tersembunyi di musik mereka, dan memuat elemen tersebut kepada peminat yang lebih fanatik. Karakteristik yang paling terkenal (yang biasa disebut "nugget") tersembunyi di "In the Name of God", yang merupakan sandi morse dari "eat my ass and balls" (makan pantatku dan penisku), yang merupakan kata - kata terkenal dari Mike Portnoy. Sejak saat itu, banyak peminat - peminat Dream Theater mulai berusaha menemukan hal - hal kecil yang biasanya tidak menarik bagi peminat biasa.
Beberapa dari teknik mereka yang terkenal termasuk:
Bersama LaBrie mereka merekam Images And Words yang melambungkan nama mereka ke jajaran internasional dengan hit "Pull Me Under" dan "Another Day". Awake adalah album terakhir mereka dengan Moore yang kemudian digantikan oleh Derek Sherinian untuk album Falling Into Infinity. Pada akhirnya Sherinian juga digantikan oleh Jordan Rudess dan formasi ini masih bertahan sampai hari ini. Mereka telah meluncurkan album konsep Metropolis 2: Scenes From A Memory dan album ganda Six Degrees Of Inner Turbulence. Pada tahun 2003 mereka memutuskan untuk merekam album non-konsep Train Of Thought yang sangat dipengaruhi oleh grup thrash metal seperti Metallica. Album mereka yang berjudul Octavarium dikeluarkan pada tanggal 7 Juni 2005 dan selain merupakan album studio kedelapan juga mengandung delapan lagu.
Setelah Dream Theater meluncurkan album Live mereka dalam memperingati 20 tahun Dream Theater terbentuk yang berjudul Score yang direkam pada tanggal 1 April 2006 di Radio City Music Hall,US. Mereka kembali bersiap meluncurkan album ke sembilan mereka dengan membawa bendera label record baru yaitu RoadRunner Records, mereka telah merampungkan album Systematic Chaos yang berisi 8 lagu dan akan diluncurkan pada tanggal 5 Juni 2007 di US.
Dream Theater dibentuk pada bulan September 1985, ketika gitaris John Petrucci dan bassis John Myung memutuskan untuk membentuk sebuah band untuk mengisi waktu luang mereka ketika bersekolah di Berklee College of Music di Boston. Mereka lalu bertemu seorang pemain drum, Mike Portnoy, di salah satu ruang latihan di Berklee, dan setelah dua hari negosiasi, mereka berhasil mengajak Mike Portnoy untuk bergabung. Setelah itu, mereka bertiga ingin mengisi dua tempat kosong di band tersebut, dan Petrucci bertanya kepada teman band, Kevin Moore, untuk menjadi pemain keyboard. Dia setuju, dan ketika Chris Collins diajak untuk menjadi vokalis, band tersebut sudah komplit.
Dengan lima anggota, mereka memutuskan untuk menamai band tersebut dengan nama Majesty. Menurut dokumentasi DVD Score, mereka berlima sedang mengantri tiket untuk konser Rush di Berklee Performance Center ketika mendengarkan Rush dengan boom box. Portnoy lalu berkata bahwa akhiran dari lagu tersebut (Bastille Day) terdengar sangat "majestic". Pada saat itulah mereka memutuskan Majesty adalah nama yang bagus untuk sebuah band, dan tetap bagus sampai sekarang.
Pada saat - saat tersebut, Portnoy, Petrucci dan Myung masih berkutat dengan kuliah mereka, juga dengan kerja paruh waktu dan mengajar. Jadwal mereka menjadi kiat ketat sehingga mereka harus memutuskan antara mengejar karier di bidang musik atau mengakhiri band Majesty. Namun akhirnya Majesty menang dan mereka bertiga keluar dari Berklee untuk berkonsentrasi di karier musik. Petrucci mengomentari tentang hal ini di dokumentasi DVD Score, berkata bahwa saat tersebut sangat susah untuk meminta kepada orang tuanya untuk pergi ke sekolah musik. Dan lebih susah lagi untuk menyakinkan orang tuanya agar ia boleh keluar dari sekolah.
Moore juga akhirnya keluar dari sekolahnya, SUNY Fredonia, untuk berkonsentrasi dengan band tersebut.
Beberapa teknik penulisan lagu yang unik telah dilakukan oleh Dream Theater, yang kebanyakan terjadi di masa - masa sekarang, ketika mereka bisa bereksperimen dengan label rekaman mereka sendiri.
Dimulai dengan Train of Thought, Dream Theater sudah memulai memasukkan elemen - elemen kecil dan tersembunyi di musik mereka, dan memuat elemen tersebut kepada peminat yang lebih fanatik. Karakteristik yang paling terkenal (yang biasa disebut "nugget") tersembunyi di "In the Name of God", yang merupakan sandi morse dari "eat my ass and balls" (makan pantatku dan penisku), yang merupakan kata - kata terkenal dari Mike Portnoy. Sejak saat itu, banyak peminat - peminat Dream Theater mulai berusaha menemukan hal - hal kecil yang biasanya tidak menarik bagi peminat biasa.
Beberapa dari teknik mereka yang terkenal termasuk:
- Suara dari fonograf di akhiran dari "Finally Free" di album Scenes from a Memory adalah suara yang sama di awalan "The Glass Prison" di album berikutnya, Six Degrees of Inner Turbulence. Dan akhiran kunci terakhir di "As I Am" sama dengan kunci yang digunakan di album selanjutnya, Train of Thought. Juga, not piano yang dimainkan di akhiran "In the Name of God" di 'Train of Thought adalah not yang sama dengan pembukaan "The Root of All Evil" di album berikutnya, Octavarium.
- Tiga bagian dari "The Glass Prison" di Six Degrees of Inner Turbulence, dua bagian dari "This Dying Soul" di Train of Thought dan dua bagian dari "The Root of All Evil" di Octavarium menunjukkan tujuh poin pertama dari dua belas poin - poin di program Alcoholics Anonymous oleh Bill Wilson, yang mana program itu diikuti oleh Mike Portnoy. Ia juga berkata bahwa ia akan membuat lagu - lagu lain yang memuat lima program lainnya, yang akan ditujukan untuk Wilson
- Dream Theater kadang menggunakan teknik penulisan lagu dimana bagian - bagian dari sebuah lagu dikembangkan tiap kali mereka dimainkan. Contohnya, lagu "6:00" dari Awake. Setelah awalan lagu, mereka hampir memainkan chorus, tapi mengulang lagu tersebut dari awalan lagi (di menit 1:33). Dan ketika chorus sudah seharusnya dimainkan pada saat berikutnya, mereka mengulang lagi dari awalan, di menit 2:11. Teknik ini bisa juga ditemukan di "Peruvian Skies", "Blind Faith" dan "Endless Sacrifice"
- Penggunaan notasi yang berulang - ulang juga digunakan, yang sudah dikenal dari lagu - lagu Charles Ives, contohnya:
- Tema lagu "Wait for Sleep" muncul di "Learning to Live" (menit 8:11) dan juga muncul dua kali di "Just Let Me Breath" (menit 3:39 dan 5:21)
- Tema lagu "Learning to Live" muncul di "Another Day" (menit 2:53)
- Tema lagu "Space-Dye Vest" digunakan beberapa kali di album Awake.
- Tema pembukaan dari "Erotomania" digunakan di "Voices" di Awake (menit 4:51).
- Satu dari melodi - melodi di "Metropolis Pt 1 (The Miracle and the Sleeper)" diulang di chorus kedua di "Home" dari Metropolis Pt 2 (Scenes From A Memory), dengan cuma pengubahan satu kata. Beberapa lirik dari "Metropolis Pt 1" just digunakan di "Home". Pada dasarnya, keseluruhan album "Scenes From A Memory" penuh dengan musikal/lirikal/konseptual variasi dari elemen - elemen musikal dari "Metropolis Pt 1" dan "The Dance of Eternity" sebenarnya dibangun dari variasi - variasi elemen musik di lagu - lagu dalam album tersebut.
- Bagian - baguan dari tiap lagu di album "Octavarium" telah digunakan di bagian kelima dari lagu berjudul sama, "Octavarium".
- Six Degrees of Inner Turbulence, studio album ke enam mereka, memuat enam lagu dan mempunyai karakter - karakter angka enam di judul - judul lagunya. Train of Thought, studio album ke tujuh mereka, memuat tujuh lagu. Octavarium, studio album ke delapan mereka memuat delapan lagu dan judul albumnya diambil dari kata octo, yang merupakan kata Latin yang berarti delapan, berarti satu oktaf dari istilah musik, yang mana merupakan jarak dari satu not ke not lain adalah delapan not di tangga nada diatonik. Judul lagi dari CD ini adalah 24 menit, kelipatan dari 8. Halaman depan albumnya juga memuat karakter - karakter yang berhubungan dengan 5 dan 8. Contohnya, satu set dari kotak - kotak putih dan kotak - kotak hitam, mempunyai arti satu oktaf dari piano.
- Lagu "Octavarium" dulunya ingin diakhiri dengan seruling yang bergema serupa dengan awalan lagu tersebut. Namun diganti dengan not piano yang sama dari awalan album Octavarium. Mike Portnoy telah mengatakan bahwa seri awalan - akhiran album akan berhenti disini, karena album ke sembilan mendatang tidak akan diawali dengan akhiran "Octavarium"
- Analisis detail tentang "nugget" di "Octavarium" (disebut oleh Mike Portnoy sebagai "sebuah nugget raksasa") telah dipublikasikan di sebuah situs independen.
Avenged Sevenfold
Avenged Sevenfold adalah band Hardrock Amerika dari Huntington Beach, California, yang dibentuk pada tahun 1999. Band ini terdiri dari vokalis M. Shadows, lead guitar Synyster Gates, Zacky Vengeance rhythm guitar, dan bassist Johnny Christ.
Avenged Sevenfold muncul dengan genre metalcore pada debut mereka Sounding the Seventh Trumpet, yang mengandung banya vokal scream. Band ini mengubah gaya mereka di album ketiga mereka dan rilis major label, City of Evil, yang menampilkan vokal melodis dan power ballad. Band ini terus mengeksplorasi suara baru dengan mengeluarkan yang berjudul Avenged Sevenfold dan menikmati kesuksesan mainstream lanjutan sebelum drummer mereka, James "The Rev" Sullivan, meninggal karena penyakit jantung dan dampak gabungan dari obat dan alkohol di tubuhnya pada tahun 2009. Meskipun kematiannya, band ini melanjutkan dengan bantuan kemudian mantan drummer Dream Theater Mike Portnoy untuk merilis dan melakukan tur dalam mendukung Nightmare, album kelima mereka pada tahun 2010 yang memulai debutnya di tempat atas, Billboard 200 yang berada di tempat pertama.
Sampai saat ini, Avenged Sevenfold telah merilis lima album studio, satu album live / kompilasi / DVD, dan enam belas single . Band ini telah menerima banyak penghargaan untuk kesuksesan mainstream di seluruh dunia mereka dan terutama dinyatakan sebagai salah satu pemimpin dan band kunci dalam New Wave of American Heavy Metal dan tampil sebagai tempat kedua di Atas Ultimate Guitar's Top Ten Band Decade.
Band ini lalu mulai menerima pengakuan, mereka tampil dengan band-band seperti Mushroomhead dan Shadows Fall dan bermain di Take Action Tour. Setelah bassis keempat mereka, Johnny Christ bergabung secara permanen, mereka merilis album Waking the Fallen di Hopeless Records pada bulan Agustus 2003. Band menerima pengakuan oleh Billboard dan The Boston Globe, dan juga bermain di "Vans Warped Tour". Pada tahun 2004, Avenged Sevenfold mengadakan tur kembali di "Vans Warped Tour" dan merekam video untuk lagu "Unholy Confessions "yang masuk tangga lagu di MTV2's Headbanger's Ball. Tak lama setelah merilis Waking the Fallen, Avenged Sevenfold meninggalkan Hopeless Records dan menandatangani kontrak yang diajukan oleh Warner Bros.
Setelah bermain di Ozzfest pada tahun 2006, Avenged Sevenfold mengalahkan penyanyi R & B Rihanna dan Chris Brown, Panic! at the Disco, Angels and Airwaves dan James Blunt untuk judul Best New Artist di MTV Video Music Awards, sebagian berkat lagu "Fear and Loathing in Las Vegas"- yang menginspirasi "Bat Country."
Mereka kembali ke Vans Warped Tour, kali ini mereka headlining dan kemudian melanjutkan tour mereka sendiri "Cities of Evil Tour." Selain itu, lead single mereka "Bat Country" mencapai # 2 di Billboard Mainstream Rock Charts, # 6 pada Billboard's Modern Rock Charts dan video yang menyertainya berhasil mencapai # 1 di MTV Total Request Live.
Didorong oleh keberhasilan ini, album ini terjual laris dan menjadi catatan emas pertama Avenged Sevenfold. Ia kemudian meraih platinum pada bulan Agustus 2009.
Avenged Sevenfold, album keempat band ini, dirilis pada tanggal 30 Oktober 2007, memulai debutnya di # 4 di Billboard 200 dengan lebih dari 90.000 eksemplar terjual. Dua single, "Critical Acclaim" dan "Almost Easy" yang dirilis sebelum debut album. Pada bulan Desember 2007, video animasi dibuat untuk "A Little Piece of Heaven." Karena masalah kontroversial subjek lagu, bagaimanapun, Warner Brothers hanya dirilis kepada pengguna MVI terdaftar melalui internet. Single ketiga, "Afterlife" dan videonya dirilis pada bulan Januari 2008. Single keempat mereka, "Dear God", dirilis pada tanggal 30 September 2008. Meskipun penerimaan dicampur kritis secara umum album-self titled terjual lebih dari 500.000 eksemplar dan mendapat penghargaan "Album of the Year" di Kerrang! Awards.
Headline Avenged Sevenfold di tour Taste of Chaos dengan Atreyu, Bullet for My Valentine, Blessthefall dan Idiot Pilot. Mereka menggunakan rekaman dari pertunjukan terakhir mereka di Long Beach untuk Live in LBC & Diamonds di Rough, dua- disc B-side CD dan DVD live yang dirilis pada 16 September 2008. Mereka juga merekam banyak lagu cover, termasuk Pantera "Walk", Iron Maiden's "Flash Blade" dan Black Sabbath's "Paranoid". Mereka juga akan merilis Guitar Tutorial DVD, yang meliputi lima lagu, Afterlife, Almost Easy, Bat Country, Beast and the Harlot dan Trashed and Scattered. Selama pertunjukan festival terjual habis di Leeds dan Reading, band terpaksa mempersingkat pertunjukan Leeds mereka dan membatalkan pertunjukan Reading mereka karena strain vokal yang di alami oleh M. Shadows. Beberapa hari kemudian, band ini terpaksa mengumumkan pembatalan sisa pertunjukan September, dengan tur untuk melanjutkan kembali pada 15 Oktober.
Mereka mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mulai menulis pada bulan Juni 2009 dan rekaman pada bulan Oktober 2009. M. Shadows juga mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Loveline bahwa rekaman berikutnya akan menjadi Heavy Metal yang lebih tradisional, catatan rock lebih berorientasi, karena catatan self-titled sangat eksperimental. Dia juga mengatakan akan fitur yang lebih progresif, lagu-lagu lama dan akan menjadi "rekaman terbesar Avenged Sevenfold." Selain itu, ia mengatakan bahwa mereka mungkin berpikir tentang sebuah catatan konsep. Pada tanggal 15 Juli 2009, website mereka dan profil MySpace telah diperbarui dengan pernyataan dari M. Shadows menyiratkan yang bekerja pada album berikutnya telah dimulai dan mereka masih "melemparkan ide-ide". Pembaruan itu pada hari yang sama bahwa Waking the Fallen mendapat Gold di Amerika.
Pada tanggal 5 November 2009, Zacky Vengeance memposting pesan di website resmi menyatakan bahwa mereka telah kembali dari tur mereka dan segera mulai berfokus pada membentuk tim produksi untuk mulai merekam album. "Kami akan terus menyelesaikan lagu kita sampai kita merasa setiap catatan tidak baik Anda serta keadilan kita. Kami juga dalam tahap akhir dari memperkuat tim produksi kami, studio dan insinyur sehingga kedua kapak jatuh dan album ditulis kita akan menghabiskan hari dan malam di studio sampai selesai Album ini pasti akan membawa Anda pada sebuah perjalanan yang sangat gelap .... "
Pada tanggal 24 Desember 2009 ia mengumumkan bahwa Avenged Sevenfold telah datang di tempat kedua di Atas Ultimate Guitar's Top Ten Bands on Decade, kehilangan tempat teratas untuk Metallica. The 31 Desember 2009 edisi Kerrang! majalah termasuk wawancara dengan M. Shadows, di mana Shadows dinyatakan sebagai berikut mengenai album ini,.. "Ini adalah catatan gelap musik adalah emosional Tujuan kami adalah untuk membuat setiap bagian diingat, kami ingin membangkitkan reaksi hidup dan di rumah. Ini akan memiliki balada batu besar, hal-hal menyenangkan besar, piano, paduan suara, orkestra dan semua hal visual yang Anda harapkan tetapi dengan getaran, berbeda moodier. lirik, Saya telah terinspirasi oleh segala sesuatu dari anak-anak cara tersebut dibesarkan saat ini, untuk sekolah, ekonomi, agama, perang dan perilaku pemerintah kita ini semua. memutar ke bagaimana anak-anak sangat emosional terlepas dari dunia nyata sekarang. "
Pada tanggal 6 Januari 2010 jenazah di makamkan di lokasi yang dirahasiakan.
Tanggal 5 Januari 2010,majalah kerrang! menulis artikel tentang kematian The Rev.Zacky Vegeance menunjukan perasaan-nya tentang kematian The Rev
Dalam sebuah wawancara dengan M. Shadows tentang kematian The Rev, Shadows mengkonfirmasi rilis Juli untuk album kelima Avenged Sevenfold "Saya memiliki banyak yang perlu dibicarakan tetapi tidak dapat menemukan kata-kata jadi saya akan menunggu sampai waktu yang bisa memungkinkan saya untuk menemukan cara untuk mengekspresikan diri. Adapun sisa dari kami, telah menjadi jelas apa yang perlu kita lakukan Kami baru saja selesai rekaman dengan Jimmy.. Saya tidak bisa menjanjikan apa yang masa depan karena sekarang ini terlalu menyakitkan untuk dipikirkan, tetapi kita tahu bahwa kita perlu untuk merekam dan mengeluarkan rekaman ini untuk menghormati Jimmy. Dia akan menelepon saya setiap malam untuk berbicara tentang lagu dan katakan adalah ini akan mengubah dunia. "Saya setuju dengan dia, sayangnya saya tidak tahu itu akan menggunakan istilah ini Harap bersabar dengan kami karena kami tidak bisa membayangkan betapa sulitnya ini akan menjadi untuk lolos, kita hanya tahu kita harus melakukannya untuk warisannya.. Setelah itu, siapa tahu? "
Dalam wawancara terbaru yang dilakukan oleh surat kabar Huntington Beach Independent, orangtua Jimmy Sullivan, Babara dan Joseph mengungkapkan informasi berikut tentang album baru Avenged Sevenfold: "Paling penting baginya, Jimmy baru saja selesai menulis lagu untuk album baru Avenged Sevenfold - ia bahkan menyebutnya masterpiece. Ketika ia menulis lagu, dia akan merekam, bermain piano dan drum - kemudian, lalu ketika ia bermain itu semua untuk saya, dia akan menyanyikan bagian orkestra atau gitar yang akan ditambahkan kemudian. Saya bersyukur bahwa saya harus mengatakan padanya betapa aku menyukai dan mengagumi musiknya. Kemudian, Barbara berkomentar bahwa, "tulisan Jimmy dalam beberapa lagu benar-benar baik Saya sangat bangga padanya,. dan aku tahu bahwa meskipun akan sangat sulit bagi mereka, band ini akan melakukan pekerjaan yang besar membuat mereka rekam segera. Tak perlu dikatakan , rekaman ini 'semua Jimmy' hampir tidak mungkin bagi saya untuk mendengarkan, tapi apa berkat untuk memiliki mereka. " Mereka berencana untuk mendedikasikan album baru mereka untuk The Rev.
Pada tanggal 17 Februari 2010, Avenged Sevenfold menyatakan bahwa mereka telah memasuki studio, bersama denganmantan drummer Dream Theater, Mike Portnoy, untuk drum untuk rekaman, di tempat Rev "Saya ingin fans kami tahu bahwa dengan Jimmy di dalam kita hati, perjalanan kita untuk merekam secara resmi dimulai. Jimmy membantu meninggalkan dunia ini hadiah yang mengagumkan dan sekarang sudah menjadi tugas kami untuk memastikan untuk menyampaikan bahwa hadiah untuk fans kami Kami bertanya. Drummer favorit Jimmy sepanjang masa Mike Portnoy untuk mencatat atas nama dirinya. Mike mengatakan akan menjadi kehormatan dan tanpa pertanyaan itulah yang pasti diinginkan Jim. Sangat nyaman kepada kita bahwa seseorang seperti Mike, yang tidak diragukan lagi dihormati sebagai salah satu drumer terbaik di dunia, memberikan penghormatan dan kepedulian untuk kemampuan The Rev's. Meskipun tidak akan sama tanpa saudara kita oleh pihak kita, esensi nya tinggal di hati kita dan melalui musik dia membantu menciptakan Dia adalah legenda sebelum salah satu keberhasilan atau semua itu omong kosong dan. kami sangat senang untuk berbaring ini untuk fans kami, dan terutama untuk Jimmy. "
Pada tanggal 17 April 2010, sebuah pesan singkat dari Zacky Vengeance telah diposting di resmi Avenged Sevenfold Twitter: "Tracking selesai Tidak ada kata-kata yang pernah akan menggambarkan perasaan mendengarkan album ini saat mengemudi sendiri di rumah pada 4:00.." Single "Nightmare" dirilis secara digital pada tanggal 18 Mei 2010. Sebuah preview untuk lagu ini dirilis pada 6 Mei 2010 pada Amazon.com, namun dilepas segera setelah untuk alasan yang tidak diketahui.
Pada tanggal 12 Mei 2010, M. Shadows dan Synyster Gates mampir ke harddisk (acara radio) di mana mereka menjelaskan rincian tentang Nightmare sebelum rilis:
Mixing untuk album tersebut sudah selesai di New York City, dan album ini akhirnya dirilis di seluruh dunia pada tanggal 27 Juli 2010. Album ini mendapat review positif dari kritikus musik tapi. Disambut baik oleh fans. Nightmare memulai debutnya di nomor satu di Billboard 200 dengan penjualan 163.000 unit di minggu pertama.
Pada tanggal 20 Januari 2011, Avenged Sevenfold mengumumkan melalui Facebook mantan drummer Confide Arin Ilejay akan tur dengan mereka mulai tahun ini tetapi belum mendapatkan tempat sebagai drummer permanen.
Avenged Sevenfold akan tampil di Rock am Ring dan Rock im Park festival pada tanggal 3-5, 2011 bersama band-band lain seperti Alter Bridge, System of a Down, dan In Flames.
Di City of Evil, album ketiga Avenged Sevenfold, band ini memilih untuk meninggalkan genre metalcore, mengembangkan gaya rock yang lebih keras. Album Avenged Sevenfold's self-titled, sekali lagi, terdiri dari beberapa penyimpangan untuk genre yang kurang konsisten dan gaya dari main hard rock dan lagu-lagu heavy metal, terutama dalam "Dear God", yang mengadopsi gaya country dan "A Little Piece of Heaven ", yang dilingkari dalam pengaruh lagu pertunjukan Broadway, terutama menggunakan instrumen kuningan dan gesekan orkestra untuk mengambil alih sebagian dari peran memimpin dan gitar ritme. Nightmare mengandung penyimpangan lebih lanjut, termasuk piano ballad yang disebut "Fiction" dan kembali singkat ke akar Metalcore mereka pada "God Hates Us". Band ini telah banyak berubah sejak album pertama mereka, di mana selama waktu itu mereka telah ditandai sebagai band berat dengan menjerit dan menggeram gaya vokal dikombinasikan dengan vokal bersih, menenggak riff gitar dan kerusakan yang satu dapat harapkan dari genre Metalcore.
Referensi lain Alkitab terjadi dalam lagu "The Wicked End". Dalam lagu ini, beberapa kali dikatakan "dust the apple off, savor each bite, and deep inside you know Adam was right" membuat rujukan kepada Hawa memakan buah terlarang. Walaupun judul dan nama band panggung anggota 'membuat referensi untuk agama, Shadows dinyatakan dalam sebuah wawancara bahwa mereka bukan band agama. "Siapa saja yang membaca lirik dan benar-benar tahu apa-apa tentang kami, mereka akan tahu kita tidak mempromosikan,"katanya. "Itu satu hal tentang band ini, bahwa aku mengasihi bahwa kita tidak pernah benar-benar mendorong berbagai macam, seperti, keyakinan politik atau agama pada orang. Kami hanya musik di sana untuk menghibur dan mungkin pemikiran di kedua sisi, tapi kita tidak mencoba. Seperti, benar-benar mendorong sesuatu ke dalam tenggorokan seseorang. Ada terlalu banyak band yang melakukan itu saat ini, saya pikir.. "Band ini memiliki beberapa lagu yang agak politik di alam seperti "Critical Acclaim", "Gunslinger" dan "Blinded in Chains". Lagu "Betrayed" dalam album City of Evil menceritakan tentang "kematian Dimebag Darrell's".
Avenged Sevenfold muncul dengan genre metalcore pada debut mereka Sounding the Seventh Trumpet, yang mengandung banya vokal scream. Band ini mengubah gaya mereka di album ketiga mereka dan rilis major label, City of Evil, yang menampilkan vokal melodis dan power ballad. Band ini terus mengeksplorasi suara baru dengan mengeluarkan yang berjudul Avenged Sevenfold dan menikmati kesuksesan mainstream lanjutan sebelum drummer mereka, James "The Rev" Sullivan, meninggal karena penyakit jantung dan dampak gabungan dari obat dan alkohol di tubuhnya pada tahun 2009. Meskipun kematiannya, band ini melanjutkan dengan bantuan kemudian mantan drummer Dream Theater Mike Portnoy untuk merilis dan melakukan tur dalam mendukung Nightmare, album kelima mereka pada tahun 2010 yang memulai debutnya di tempat atas, Billboard 200 yang berada di tempat pertama.
Sampai saat ini, Avenged Sevenfold telah merilis lima album studio, satu album live / kompilasi / DVD, dan enam belas single . Band ini telah menerima banyak penghargaan untuk kesuksesan mainstream di seluruh dunia mereka dan terutama dinyatakan sebagai salah satu pemimpin dan band kunci dalam New Wave of American Heavy Metal dan tampil sebagai tempat kedua di Atas Ultimate Guitar's Top Ten Band Decade.
Permulaan (1999-2004)
Band ini dibentuk pada tahun 1999 di Huntington Beach, California dengan anggota asli M. Shadows, Zacky Vengeance, The Rev dan Matt Wendt. memberi nama bandnya yang referensinya berasal dari cerita Cain dan Abel dari Bible, meskipun demikian, mereka bukanlah band agamis. Saat pembentukannya, masing-masing anggota band ini memakai nama samaran yang juga merupakan nama panggilan mereka saat bersekolah di Sekolah Menegah Atas. Sebelum merilis album debut mereka, band ini merekam dua demo pada tahun 1999 dan 2000. Album pertama mereka, Sounding the Seventh Trumpet, direkam ketika para anggota band masih berumur delapan belas tahun dan juga masih bersekolah di sekolah menengah atas. album ini pada awalnya dirilis oleh perusahaan label pertama mereka, Good Life Record pada tahun 2001. Setelah gitaris Synyster Gates bergabung dengan band, pada akhir 1999 masuk ketika ia berusia 18 tahun. Lagu "To End the Rapture" direkam ulang dengan menampilkan anggota penuh band. Album ini kemudian dirilis ulang pada Hopeless Records pada tahun 2002.Band ini lalu mulai menerima pengakuan, mereka tampil dengan band-band seperti Mushroomhead dan Shadows Fall dan bermain di Take Action Tour. Setelah bassis keempat mereka, Johnny Christ bergabung secara permanen, mereka merilis album Waking the Fallen di Hopeless Records pada bulan Agustus 2003. Band menerima pengakuan oleh Billboard dan The Boston Globe, dan juga bermain di "Vans Warped Tour". Pada tahun 2004, Avenged Sevenfold mengadakan tur kembali di "Vans Warped Tour" dan merekam video untuk lagu "Unholy Confessions "yang masuk tangga lagu di MTV2's Headbanger's Ball. Tak lama setelah merilis Waking the Fallen, Avenged Sevenfold meninggalkan Hopeless Records dan menandatangani kontrak yang diajukan oleh Warner Bros.
City of Evil (2005-2007)
City of Evil, album ketiga band ini dirilis pada tanggal 7 Juni 2005 dan debut di # 30 di chart 200 Billboard, menjual lebih dari 30.000 kopi dalam minggu pertama. Album ini lebih classic metal dari album sebelumnya yang telah dikelompokkan ke dalam genre metalcore. Album ini juga terkenal karena tidak adanya menjerit dan menggeram. M. Shadows bekerja dengan pelatih vokal Ron Anderson-yang pernah mempunyai klien seperti Axl Rose dan Chris Cornell-selama berbulan-bulan sebelum rilis album untuk mencapai suara yang telah "grit saat masih memiliki nada ". Album ini mendapat steller review dari beberapa majalah dan website dan dikreditkan untuk mendorong band ke popularitas internasional.Setelah bermain di Ozzfest pada tahun 2006, Avenged Sevenfold mengalahkan penyanyi R & B Rihanna dan Chris Brown, Panic! at the Disco, Angels and Airwaves dan James Blunt untuk judul Best New Artist di MTV Video Music Awards, sebagian berkat lagu "Fear and Loathing in Las Vegas"- yang menginspirasi "Bat Country."
Mereka kembali ke Vans Warped Tour, kali ini mereka headlining dan kemudian melanjutkan tour mereka sendiri "Cities of Evil Tour." Selain itu, lead single mereka "Bat Country" mencapai # 2 di Billboard Mainstream Rock Charts, # 6 pada Billboard's Modern Rock Charts dan video yang menyertainya berhasil mencapai # 1 di MTV Total Request Live.
Didorong oleh keberhasilan ini, album ini terjual laris dan menjadi catatan emas pertama Avenged Sevenfold. Ia kemudian meraih platinum pada bulan Agustus 2009.
[sunting] Self-titled album (2007-2008)
Keberhasilan Avenged Sevenfold membuat mereka diundangan untuk tur 2006's Ozzfest di panggung utama, disejajarkan dengan band Heavy Metal yang terkenal seperti Dragonforce, Lacuna Coil, Hatebreed, Disturbed, dan System of a Down. Pada tahun yang sama mereka juga menyelesaikan tur di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Britania Raya (serta daratan Eropa), Jepang, Australia dan Selandia Baru. Setelah tur selama enam belas bulan di promosi City of Evil, band ini mengumumkan bahwa mereka membatalkan tur 2006 demi rekaman album baru. M. Shadows menyatakan bahwa album keempat mereka, self-titled dan self production tidak akan menjadi "City of Evil Part 2" atau "Waking the Fallen Part 2," tapi akan menggabungkan suara grittier baru . Untuk gelombang para penggemar, di antara kemunculan album baru, band ini merilis DVD pertama mereka berjudul "All Excess" pada tanggal 17 Juli 2007. All Excess, yang memulai debutnya sebagai # 1 DVD di Amerika Serikat, termasuk pertunjukan live dan backstage footage yang membentang delapan tahun karir band. Dua tribute album, Strung Out on Avenged Sevenfold: Bat Broken Wings and String dan Strung Out on Avenged Sevenfold: The String Tribute juga dirilis pada bulan Oktober 2007.Avenged Sevenfold, album keempat band ini, dirilis pada tanggal 30 Oktober 2007, memulai debutnya di # 4 di Billboard 200 dengan lebih dari 90.000 eksemplar terjual. Dua single, "Critical Acclaim" dan "Almost Easy" yang dirilis sebelum debut album. Pada bulan Desember 2007, video animasi dibuat untuk "A Little Piece of Heaven." Karena masalah kontroversial subjek lagu, bagaimanapun, Warner Brothers hanya dirilis kepada pengguna MVI terdaftar melalui internet. Single ketiga, "Afterlife" dan videonya dirilis pada bulan Januari 2008. Single keempat mereka, "Dear God", dirilis pada tanggal 30 September 2008. Meskipun penerimaan dicampur kritis secara umum album-self titled terjual lebih dari 500.000 eksemplar dan mendapat penghargaan "Album of the Year" di Kerrang! Awards.
Headline Avenged Sevenfold di tour Taste of Chaos dengan Atreyu, Bullet for My Valentine, Blessthefall dan Idiot Pilot. Mereka menggunakan rekaman dari pertunjukan terakhir mereka di Long Beach untuk Live in LBC & Diamonds di Rough, dua- disc B-side CD dan DVD live yang dirilis pada 16 September 2008. Mereka juga merekam banyak lagu cover, termasuk Pantera "Walk", Iron Maiden's "Flash Blade" dan Black Sabbath's "Paranoid". Mereka juga akan merilis Guitar Tutorial DVD, yang meliputi lima lagu, Afterlife, Almost Easy, Bat Country, Beast and the Harlot dan Trashed and Scattered. Selama pertunjukan festival terjual habis di Leeds dan Reading, band terpaksa mempersingkat pertunjukan Leeds mereka dan membatalkan pertunjukan Reading mereka karena strain vokal yang di alami oleh M. Shadows. Beberapa hari kemudian, band ini terpaksa mengumumkan pembatalan sisa pertunjukan September, dengan tur untuk melanjutkan kembali pada 15 Oktober.
[sunting] Nightmare (2010-sekarang)
Pada bulan Januari 2009, M. Shadows menegaskan bahwa band ini menulis tindak lanjut self-titled, album keempat mereka dalam bulan-bulan mendatang. Mereka juga mengumumkan bahwa mereka akan bermain di Rock on the Range, dari 16-17 Mei 2009. Pada tanggal 16 April mereka melakukan versi Guns N 'Roses' "It's So Easy" di atas panggung dengan Slash, di Nokia Theater di Los Angeles. M. Shadows adalah vokal pada album solo Slash di lagu"Nothing to Say".Mereka mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mulai menulis pada bulan Juni 2009 dan rekaman pada bulan Oktober 2009. M. Shadows juga mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Loveline bahwa rekaman berikutnya akan menjadi Heavy Metal yang lebih tradisional, catatan rock lebih berorientasi, karena catatan self-titled sangat eksperimental. Dia juga mengatakan akan fitur yang lebih progresif, lagu-lagu lama dan akan menjadi "rekaman terbesar Avenged Sevenfold." Selain itu, ia mengatakan bahwa mereka mungkin berpikir tentang sebuah catatan konsep. Pada tanggal 15 Juli 2009, website mereka dan profil MySpace telah diperbarui dengan pernyataan dari M. Shadows menyiratkan yang bekerja pada album berikutnya telah dimulai dan mereka masih "melemparkan ide-ide". Pembaruan itu pada hari yang sama bahwa Waking the Fallen mendapat Gold di Amerika.
Pada tanggal 5 November 2009, Zacky Vengeance memposting pesan di website resmi menyatakan bahwa mereka telah kembali dari tur mereka dan segera mulai berfokus pada membentuk tim produksi untuk mulai merekam album. "Kami akan terus menyelesaikan lagu kita sampai kita merasa setiap catatan tidak baik Anda serta keadilan kita. Kami juga dalam tahap akhir dari memperkuat tim produksi kami, studio dan insinyur sehingga kedua kapak jatuh dan album ditulis kita akan menghabiskan hari dan malam di studio sampai selesai Album ini pasti akan membawa Anda pada sebuah perjalanan yang sangat gelap .... "
Pada tanggal 24 Desember 2009 ia mengumumkan bahwa Avenged Sevenfold telah datang di tempat kedua di Atas Ultimate Guitar's Top Ten Bands on Decade, kehilangan tempat teratas untuk Metallica. The 31 Desember 2009 edisi Kerrang! majalah termasuk wawancara dengan M. Shadows, di mana Shadows dinyatakan sebagai berikut mengenai album ini,.. "Ini adalah catatan gelap musik adalah emosional Tujuan kami adalah untuk membuat setiap bagian diingat, kami ingin membangkitkan reaksi hidup dan di rumah. Ini akan memiliki balada batu besar, hal-hal menyenangkan besar, piano, paduan suara, orkestra dan semua hal visual yang Anda harapkan tetapi dengan getaran, berbeda moodier. lirik, Saya telah terinspirasi oleh segala sesuatu dari anak-anak cara tersebut dibesarkan saat ini, untuk sekolah, ekonomi, agama, perang dan perilaku pemerintah kita ini semua. memutar ke bagaimana anak-anak sangat emosional terlepas dari dunia nyata sekarang. "
Kematian The Rev dan kedatangan Mike Portnoy
Pada tanggal 28 Desember 2009 drummer James"The Rev"Sullivan ditemukan meninggal di rumahnya pada umur 28 tahun. Hasil otopsi tidak dapat disimpulkan. Namun tanggal 9 juni 2010 diumumkan bahwa penyebab kematiannya adalah keracunan akibat penggunaan piskotropika yang dicampur - campur, sering juga disebut polydrug use atau "cross fading". Dalam pernyataan dari anggota band lainnya, mereka turut berbela sungkawa atas meninggalnya The Rev dan meminta untuk menghormati privasi keluarganya:- It is with great sadness and heavy hearts that we tell you of the passing today of Jimmy “The Rev” Sullivan. Jimmy was not only one of the world's best drummers, but more importantly he was our best friend and brother. Our thoughts and prayers go out to Jimmy's family and we hope that you will respect their privacy during this difficult time.
- "We would like to thank all of Jimmy's fans for the heartfelt comments that have been posted – it is comforting to know that his genius and antics were appreciated and that he was loved so much. Our hearts are broken – he was much too young to fall. Óg agus saor go deo (forever young and free)"
- He was expressive. He'd tell you how he felt about you -- you didn't wonder because he'd put his arm around you," he said. "He knew how to tell his friends he loved them.
Pada tanggal 6 Januari 2010 jenazah di makamkan di lokasi yang dirahasiakan.
Tanggal 5 Januari 2010,majalah kerrang! menulis artikel tentang kematian The Rev.Zacky Vegeance menunjukan perasaan-nya tentang kematian The Rev
- "Jimmy will always be with me in everything I do. Except sitting at home being sad, so today Im going to try to start living again. foREVer."
Dalam sebuah wawancara dengan M. Shadows tentang kematian The Rev, Shadows mengkonfirmasi rilis Juli untuk album kelima Avenged Sevenfold "Saya memiliki banyak yang perlu dibicarakan tetapi tidak dapat menemukan kata-kata jadi saya akan menunggu sampai waktu yang bisa memungkinkan saya untuk menemukan cara untuk mengekspresikan diri. Adapun sisa dari kami, telah menjadi jelas apa yang perlu kita lakukan Kami baru saja selesai rekaman dengan Jimmy.. Saya tidak bisa menjanjikan apa yang masa depan karena sekarang ini terlalu menyakitkan untuk dipikirkan, tetapi kita tahu bahwa kita perlu untuk merekam dan mengeluarkan rekaman ini untuk menghormati Jimmy. Dia akan menelepon saya setiap malam untuk berbicara tentang lagu dan katakan adalah ini akan mengubah dunia. "Saya setuju dengan dia, sayangnya saya tidak tahu itu akan menggunakan istilah ini Harap bersabar dengan kami karena kami tidak bisa membayangkan betapa sulitnya ini akan menjadi untuk lolos, kita hanya tahu kita harus melakukannya untuk warisannya.. Setelah itu, siapa tahu? "
Dalam wawancara terbaru yang dilakukan oleh surat kabar Huntington Beach Independent, orangtua Jimmy Sullivan, Babara dan Joseph mengungkapkan informasi berikut tentang album baru Avenged Sevenfold: "Paling penting baginya, Jimmy baru saja selesai menulis lagu untuk album baru Avenged Sevenfold - ia bahkan menyebutnya masterpiece. Ketika ia menulis lagu, dia akan merekam, bermain piano dan drum - kemudian, lalu ketika ia bermain itu semua untuk saya, dia akan menyanyikan bagian orkestra atau gitar yang akan ditambahkan kemudian. Saya bersyukur bahwa saya harus mengatakan padanya betapa aku menyukai dan mengagumi musiknya. Kemudian, Barbara berkomentar bahwa, "tulisan Jimmy dalam beberapa lagu benar-benar baik Saya sangat bangga padanya,. dan aku tahu bahwa meskipun akan sangat sulit bagi mereka, band ini akan melakukan pekerjaan yang besar membuat mereka rekam segera. Tak perlu dikatakan , rekaman ini 'semua Jimmy' hampir tidak mungkin bagi saya untuk mendengarkan, tapi apa berkat untuk memiliki mereka. " Mereka berencana untuk mendedikasikan album baru mereka untuk The Rev.
Pada tanggal 17 Februari 2010, Avenged Sevenfold menyatakan bahwa mereka telah memasuki studio, bersama denganmantan drummer Dream Theater, Mike Portnoy, untuk drum untuk rekaman, di tempat Rev "Saya ingin fans kami tahu bahwa dengan Jimmy di dalam kita hati, perjalanan kita untuk merekam secara resmi dimulai. Jimmy membantu meninggalkan dunia ini hadiah yang mengagumkan dan sekarang sudah menjadi tugas kami untuk memastikan untuk menyampaikan bahwa hadiah untuk fans kami Kami bertanya. Drummer favorit Jimmy sepanjang masa Mike Portnoy untuk mencatat atas nama dirinya. Mike mengatakan akan menjadi kehormatan dan tanpa pertanyaan itulah yang pasti diinginkan Jim. Sangat nyaman kepada kita bahwa seseorang seperti Mike, yang tidak diragukan lagi dihormati sebagai salah satu drumer terbaik di dunia, memberikan penghormatan dan kepedulian untuk kemampuan The Rev's. Meskipun tidak akan sama tanpa saudara kita oleh pihak kita, esensi nya tinggal di hati kita dan melalui musik dia membantu menciptakan Dia adalah legenda sebelum salah satu keberhasilan atau semua itu omong kosong dan. kami sangat senang untuk berbaring ini untuk fans kami, dan terutama untuk Jimmy. "
Pada tanggal 17 April 2010, sebuah pesan singkat dari Zacky Vengeance telah diposting di resmi Avenged Sevenfold Twitter: "Tracking selesai Tidak ada kata-kata yang pernah akan menggambarkan perasaan mendengarkan album ini saat mengemudi sendiri di rumah pada 4:00.." Single "Nightmare" dirilis secara digital pada tanggal 18 Mei 2010. Sebuah preview untuk lagu ini dirilis pada 6 Mei 2010 pada Amazon.com, namun dilepas segera setelah untuk alasan yang tidak diketahui.
Pada tanggal 12 Mei 2010, M. Shadows dan Synyster Gates mampir ke harddisk (acara radio) di mana mereka menjelaskan rincian tentang Nightmare sebelum rilis:
| “ | [...] The new album, Nightmare, is dedicated to The Rev memory and although it's not exactly a concept album, it does center around The Rev. The eeriest thing about it is there is a song on the album called "Fiction" (a nickname The Rev gave himself) which started out with the title "Death". And the song was the last song The Rev wrote for the album, and when he handed it in, he said, that’s it, that’s the last song for this record. And then 3 days later, he died. " | ” |
Keberangkatan Portnoy dan drummer baru (2010-sekarang)
Pada tanggal 16 Desember 2010, Portnoy mengumumkan melalui Facebook bahwa ia tidak lagi akan bekerja dengan Avenged Sevenfold. Band ini memposting pernyataan di website mereka pada 17 Desember 2010 yang menyatakan bahwa Mike Portnoy tidak akan menjadi pengganti posisi The Rev, tetapi ada drummer baru yang telah dipilih untuk uji coba selama tahun 2011 dan menunjukkan berpotensi menjadi anggota tetap.Pada tanggal 20 Januari 2011, Avenged Sevenfold mengumumkan melalui Facebook mantan drummer Confide Arin Ilejay akan tur dengan mereka mulai tahun ini tetapi belum mendapatkan tempat sebagai drummer permanen.
Avenged Sevenfold akan tampil di Rock am Ring dan Rock im Park festival pada tanggal 3-5, 2011 bersama band-band lain seperti Alter Bridge, System of a Down, dan In Flames.
[sunting] Karakteristik
[sunting] Genre
Material Avenged Sevenfold meliputi berbagai genre dan telah berkembang selama karier tahun band sepuluh. Awalnya, debut album Sounding the Seventh Trumpet terdiri hampir seluruhnya dari Metalcore, namun ada beberapa penyimpangan untuk genre ini, terutama dalam "Streets" yang mengadopsi gaya punk dan "Warmness on the Soul," yang merupakan piano balada-oriented. Pada Waking the Fallen, band metalcore ditampilkan dengan gaya kontemporer sekali lagi, tetapi menambahkan vokal bersih lebih luas serta unsur-unsur musik yang lebih matang dan rumit. Dalam band DVD All Excess, produser Andrew Mudrock menjelaskan transisi ini: "Ketika saya bertemu band setelah Sounding the Seventh Trumpet telah keluar sebelum mereka telah mencatat Waking the Fallen, M. Shadows berkata kepadaku 'rekaman ini scream. kami ingin membuat akan menjadi setengah-setengah scream dan bernyanyi. Aku tidak ingin menjerit lagi dan catatan setelah itu akan menjadi bernyanyi semua.. ""Di City of Evil, album ketiga Avenged Sevenfold, band ini memilih untuk meninggalkan genre metalcore, mengembangkan gaya rock yang lebih keras. Album Avenged Sevenfold's self-titled, sekali lagi, terdiri dari beberapa penyimpangan untuk genre yang kurang konsisten dan gaya dari main hard rock dan lagu-lagu heavy metal, terutama dalam "Dear God", yang mengadopsi gaya country dan "A Little Piece of Heaven ", yang dilingkari dalam pengaruh lagu pertunjukan Broadway, terutama menggunakan instrumen kuningan dan gesekan orkestra untuk mengambil alih sebagian dari peran memimpin dan gitar ritme. Nightmare mengandung penyimpangan lebih lanjut, termasuk piano ballad yang disebut "Fiction" dan kembali singkat ke akar Metalcore mereka pada "God Hates Us". Band ini telah banyak berubah sejak album pertama mereka, di mana selama waktu itu mereka telah ditandai sebagai band berat dengan menjerit dan menggeram gaya vokal dikombinasikan dengan vokal bersih, menenggak riff gitar dan kerusakan yang satu dapat harapkan dari genre Metalcore.
[sunting] Nama band dan konten lirik
Dalam sebuah wawancara untuk Majalah Skratch M. Shadows mengatakan "nama itu sendiri berasal dari Alkitab ini pada dasarnya pembunuhan pertama di Bumi antara Kain dan Habel.. [namanya adalah] 'apa yang terjadi di sekitar, datang sekitar' semacam itu. Dan hanya sehingga tidak ada kebingungan, Avenged Sevenfold bukan band agama "Bagian dari Alkitab dimana nama datang adalah Kejadian (King James Bible) - khususnya Kejadian 4:15, dimana Cain dihukum hidup di pengasingan untuk membunuh saudaranya. "Dan TUHAN berfirman kepadanya, demikian Kain barangsiapa slayeth, dendam harus diambil pada dirinya tujuh kali Dan TUHAN membuat tanda pada Kain, supaya setiap menemukan dia harus membunuh dia.". Singkatan "A7X" untuk nama band mereka adalah gagasan gitaris Zacky Vengeance. Judul lagu Avenged Sevenfold's "Chapter Four" mengacu pada bab keempat kitab Kejadian, di mana cerita Kain dan Habel terjadi. Subjek lagu juga tampaknya cerita ini. "Beast and the Harot", namun lagu lain yang berasal dari Alkitab, berasal dari Kitab Wahyu hanya itu ditulis dalam orang pertama dan mengacu pada hukuman Babel Besar, kerajaan dunia dan kursi dari agama palsu.Referensi lain Alkitab terjadi dalam lagu "The Wicked End". Dalam lagu ini, beberapa kali dikatakan "dust the apple off, savor each bite, and deep inside you know Adam was right" membuat rujukan kepada Hawa memakan buah terlarang. Walaupun judul dan nama band panggung anggota 'membuat referensi untuk agama, Shadows dinyatakan dalam sebuah wawancara bahwa mereka bukan band agama. "Siapa saja yang membaca lirik dan benar-benar tahu apa-apa tentang kami, mereka akan tahu kita tidak mempromosikan,"katanya. "Itu satu hal tentang band ini, bahwa aku mengasihi bahwa kita tidak pernah benar-benar mendorong berbagai macam, seperti, keyakinan politik atau agama pada orang. Kami hanya musik di sana untuk menghibur dan mungkin pemikiran di kedua sisi, tapi kita tidak mencoba. Seperti, benar-benar mendorong sesuatu ke dalam tenggorokan seseorang. Ada terlalu banyak band yang melakukan itu saat ini, saya pikir.. "Band ini memiliki beberapa lagu yang agak politik di alam seperti "Critical Acclaim", "Gunslinger" dan "Blinded in Chains". Lagu "Betrayed" dalam album City of Evil menceritakan tentang "kematian Dimebag Darrell's".
[sunting] The Deathbat
Logo band yang dikenal sebagai "Deathbat". Ini pada awalnya dirancang oleh seorang teman seni SMA Avenged Sevenfold, Mikha Montague, seperti yang terlihat pada band DVD pertama, Semua Kelebihan. The Deathbat telah muncul di semua album band, banyak yang dilakukan oleh Cameron Rackam, teman dekat dari band. The Deathbat telah berkembang dari hanya menjadi tengkorak dengan sayap kelelawar, untuk kadang-kadang muncul sebagai "ukuran orang" kerangka penuh dengan sayap kelelawar, seperti dapat dilihat pada cover album City of Evil dan Nightmare dan pada single "Dear God" dan "Scream". Pada Sounding the Seventh Trumpet, ada gambar dua orang (di mana tampaknya Kain dan Habel), seorang malaikat lain seperti manusia dan Deathbat semi-opak di bawahnya, beberapa Deathbat muncul di bagian belakang sampul album juga. Para Deathbat juga muncul di sampul sejumlah single seperti "Bat Country", "Warmness on the Soul" dan "Critical Acclaim".System Of A Down
(SOAD) adalah sebuah band beraliran metal dari Amerika. Meskipun basic musik
SOAD adalah metal tapi didalam lagu2 mereka sangat bervariasi Gaya musik System
Of A Down sebenarnya agak-agak sama kaya band metal lain di era akhir 90-an.
Cirinya adalah punya gaya perpaduan antara underground thrash metal dan
musik alternative rockers. Untungnya gaya neo-gothic alternative
metalnya System Of A Down berhasil diterima orang banyak dengan campuran
ska, punk, ballads, hingga musik timur tengah. Musik SOAD sangat original dan
banyak pengamat musik mengatakan SOAD telah menciptakan aliran musik sendiri
yang sangat unik, keras, tapi enak didengar.
SOAD adalah metal tapi didalam lagu2 mereka sangat bervariasi Gaya musik System
Of A Down sebenarnya agak-agak sama kaya band metal lain di era akhir 90-an.
Cirinya adalah punya gaya perpaduan antara underground thrash metal dan
musik alternative rockers. Untungnya gaya neo-gothic alternative
metalnya System Of A Down berhasil diterima orang banyak dengan campuran
ska, punk, ballads, hingga musik timur tengah. Musik SOAD sangat original dan
banyak pengamat musik mengatakan SOAD telah menciptakan aliran musik sendiri
yang sangat unik, keras, tapi enak didengar.
SOAD terdiri dari 4 personil, keempat personelnya berasal dari Armenia, tapi
mereka tinggal di Amerika Serj Tankian (vokal, keyboard), Daron
Malakian (gitar, vokal), John Dolmayan (drum), dan Shavo Odadjian
(bass). Band ini sebelumnya bernama SOIL, dan berubah nama menjadi SOAD setelah
John masuk menggantikan drummer sebelumnya.
mereka tinggal di Amerika Serj Tankian (vokal, keyboard), Daron
Malakian (gitar, vokal), John Dolmayan (drum), dan Shavo Odadjian
(bass). Band ini sebelumnya bernama SOIL, dan berubah nama menjadi SOAD setelah
John masuk menggantikan drummer sebelumnya.
Vokalis Serj Tankian, gitaris Daron Malakian, basis Shavo Odadjian, dan drummer
John Dolmayan ngebentuk System of a Down wilayah selatan California di
pertengahan tahun 90-an. Ketenaran mereka lewat promosi word of mouth rupanya
cukup memberikan mereka bekal untuk ngegaet Columbia Records. Di tahun 1998
mereka ngeluarin album perdana dan langsung pasang aksi dengan ikutan tur
Slayer dan Ozzfest. Gara-gara tur itu jugalah System Of A Down akhirnya
berhasil ngedapetin predikat Gold
John Dolmayan ngebentuk System of a Down wilayah selatan California di
pertengahan tahun 90-an. Ketenaran mereka lewat promosi word of mouth rupanya
cukup memberikan mereka bekal untuk ngegaet Columbia Records. Di tahun 1998
mereka ngeluarin album perdana dan langsung pasang aksi dengan ikutan tur
Slayer dan Ozzfest. Gara-gara tur itu jugalah System Of A Down akhirnya
berhasil ngedapetin predikat Gold
Lagu-lagu mereka trutama terkenal
selain gayanya yang inovatif, dengan sentuhan musik Armenia. Selain itu isinya
juga berisikan ide, pandangan-pandangan,dan apa yang mereka rasakan. Serj
Tankian sebagai anggota yang cukup menonjol, memaparkan ide-ide politiknya
dalam lagu-lagu SOAD. Mulai dari kampanye rekonisi terhadap Genosida Armenia
oleh pemerintah Turki yang terus mereka usung, hingga masalah sosial-politik
seperti konsumerisme, perang, globalisasi, lingkungan, dan Kekerasan. Selain itu,
mereka menulis lagu tentang perubahan atau transformasi pemikiran mereka.
selain gayanya yang inovatif, dengan sentuhan musik Armenia. Selain itu isinya
juga berisikan ide, pandangan-pandangan,dan apa yang mereka rasakan. Serj
Tankian sebagai anggota yang cukup menonjol, memaparkan ide-ide politiknya
dalam lagu-lagu SOAD. Mulai dari kampanye rekonisi terhadap Genosida Armenia
oleh pemerintah Turki yang terus mereka usung, hingga masalah sosial-politik
seperti konsumerisme, perang, globalisasi, lingkungan, dan Kekerasan. Selain itu,
mereka menulis lagu tentang perubahan atau transformasi pemikiran mereka.
SYSTEM OF A DOWN di tangan Produser Rick Rubin berhasil keluar dan menunjukkan
dirinya ke dunia. SYSTEM OF A DOWN bukan band yang dibentuk karena industri.
Mereka berempat emang dari asalnya udah begitu jadinya, liar dan sangar, terus
ngebentuk band yang menghipnotis dunia lewat gayanya. Natural banget musiknya
mengalir tanpa dibentuk-bentuk dan dituntut oleh kemauan pasar. Justru SYSTEM
OF A DOWN berhasil membuat pasar menyukai bahkan menggilai musiknya.
dirinya ke dunia. SYSTEM OF A DOWN bukan band yang dibentuk karena industri.
Mereka berempat emang dari asalnya udah begitu jadinya, liar dan sangar, terus
ngebentuk band yang menghipnotis dunia lewat gayanya. Natural banget musiknya
mengalir tanpa dibentuk-bentuk dan dituntut oleh kemauan pasar. Justru SYSTEM
OF A DOWN berhasil membuat pasar menyukai bahkan menggilai musiknya.
Bahkan lewat cengkok Armenia-nya itu
menjadikan SYSTEM OF A DOWN sebagai band yang tanpa tandingannya. Malah sukses
banget di Amrik yang terkenal rasis berat. Di album Mezmerize, Rick Rubin
memperhatikan detil-detil kelebihan masing-masing dari diri SERJ TANKIAN
(Vokal), SHAVO ODADJIAN (Bass), DARON MALAKIAN (Gitar) dan JOHN DOLMAYAN
(Drums) sehingga membentuk orkestrasi maha dahsyat lewat lagu-lagu yang
tercipta
menjadikan SYSTEM OF A DOWN sebagai band yang tanpa tandingannya. Malah sukses
banget di Amrik yang terkenal rasis berat. Di album Mezmerize, Rick Rubin
memperhatikan detil-detil kelebihan masing-masing dari diri SERJ TANKIAN
(Vokal), SHAVO ODADJIAN (Bass), DARON MALAKIAN (Gitar) dan JOHN DOLMAYAN
(Drums) sehingga membentuk orkestrasi maha dahsyat lewat lagu-lagu yang
tercipta
Lagu-lagu SOAD, kebanyakan diciptakan
oleh Daron dan Serj, banyak mengusung masalah sosial, politik, dan kelestarian
lingkungan. SOAD adalah salah satu band di Amerika yang paling vokal menentang
invasi pasukan Amerika ke Irak dan Afghanistan. Bahkan SOAD membuat banyak lagu
yang isinya memprotes keras pemerintahan Amerika pimpinan George Bush
seperti lagu War, Chop Suey!, Soldier Side, Boom!!, BYOB, dll. Video Klip Boom
dan BYOB menjadi video metal terbaik di MTV musik awards 2004 dan 2005.
BYOB (Bring Your Own Bomb) sangat jelas mengkritik Pemerintah Amerika (dan
sekutunya) yg tidak berhenti membunuh orang tak berdosa di timur tengah.
dan sangat jelas menyindir George Bush yang menggunakan nyawa para tentara
Amerika demi kepentingan negara
oleh Daron dan Serj, banyak mengusung masalah sosial, politik, dan kelestarian
lingkungan. SOAD adalah salah satu band di Amerika yang paling vokal menentang
invasi pasukan Amerika ke Irak dan Afghanistan. Bahkan SOAD membuat banyak lagu
yang isinya memprotes keras pemerintahan Amerika pimpinan George Bush
seperti lagu War, Chop Suey!, Soldier Side, Boom!!, BYOB, dll. Video Klip Boom
dan BYOB menjadi video metal terbaik di MTV musik awards 2004 dan 2005.
BYOB (Bring Your Own Bomb) sangat jelas mengkritik Pemerintah Amerika (dan
sekutunya) yg tidak berhenti membunuh orang tak berdosa di timur tengah.
dan sangat jelas menyindir George Bush yang menggunakan nyawa para tentara
Amerika demi kepentingan negara
SOAD merilis album
pertama, self titled, pada tahun 1999. Lagu-lagu yang membuat SOAD mulai
dikenal di amerika antara lain "War" (secara tegas menolak segala
bentuk peperangan), "Sugar"(menjadi soundtrack beberapa game di
Amrik), "Suite-Pee" (lagu yg kontroversial karena berbau SARA), dan
"Spider". Cover album pertama adalah telapak tangan Serj yang seolah
minta pertolongan.
pertama, self titled, pada tahun 1999. Lagu-lagu yang membuat SOAD mulai
dikenal di amerika antara lain "War" (secara tegas menolak segala
bentuk peperangan), "Sugar"(menjadi soundtrack beberapa game di
Amrik), "Suite-Pee" (lagu yg kontroversial karena berbau SARA), dan
"Spider". Cover album pertama adalah telapak tangan Serj yang seolah
minta pertolongan.
Album kedua berjudul "Toxicity" dirilis 2001. Album inilah
yang membuat SOAD dikenal luas di seluruh dunia. Single "Chop-Suey!"
sangat terkenal di kalangan penggemar musik, video klipnya diputar hampir
setiap hari di MTV. Beberapa Kalangan memprotes lagu ini karena sedikit
menyindir tradegi World Trade Center. Lagu lain yang dijadikan video
klip adalah "Toxicity" dan "Aerials". Salah satu kalimat di
lagu "Aerials" : "Life is a waterfall, we’re one in the river
and one again after the fall. Aerials, in the sky, when you lose small mind you
free your eyes". Lagu lain adalah "ATWA" yang mengajak manusia
menyelamatkan Air, Trees, Water and Animals. Cover album ini adalah tulisan
System of A Down di bukit Hollywood.
yang membuat SOAD dikenal luas di seluruh dunia. Single "Chop-Suey!"
sangat terkenal di kalangan penggemar musik, video klipnya diputar hampir
setiap hari di MTV. Beberapa Kalangan memprotes lagu ini karena sedikit
menyindir tradegi World Trade Center. Lagu lain yang dijadikan video
klip adalah "Toxicity" dan "Aerials". Salah satu kalimat di
lagu "Aerials" : "Life is a waterfall, we’re one in the river
and one again after the fall. Aerials, in the sky, when you lose small mind you
free your eyes". Lagu lain adalah "ATWA" yang mengajak manusia
menyelamatkan Air, Trees, Water and Animals. Cover album ini adalah tulisan
System of A Down di bukit Hollywood.
Album ketiga berjudul "Steal This Album". Cover album ini
cukup unik karena hanya ada tulisan "Steal This Album!!", didalam
albumnya tidak ada lirik ataupun foto-foto. Album ini dirilis pada 2003
menanggapi pembajakan lagu-lagu mereka di internet. SOAD bukannya marah, justru
menambahkan lagu2 baru dari album terbarunya ke website tersebut!!! Lagu "Boom!!"
sempat menghebohkan Amerika dengan lirik dan lagunya yang menghujat George
Bush.
cukup unik karena hanya ada tulisan "Steal This Album!!", didalam
albumnya tidak ada lirik ataupun foto-foto. Album ini dirilis pada 2003
menanggapi pembajakan lagu-lagu mereka di internet. SOAD bukannya marah, justru
menambahkan lagu2 baru dari album terbarunya ke website tersebut!!! Lagu "Boom!!"
sempat menghebohkan Amerika dengan lirik dan lagunya yang menghujat George
Bush.
Album keempat dan kelima dibuat berseri. Album "Mesmerize"
keluar pada awal 2005, sedang "Hypnotize" dirilis akhir 2005.
Covernyapun mirip, berupa gambar imajinasi yang dibuat oleh ayah Daron. Lagu
yang paling terkenal dari 2 album ini adalah "BYOB" atau Bring Your
Own Bomb. Lagu ini mengkritik pemerintah Amerika yang mengirim tentara ke Irak
dan menyebabkan ribuan tentara AS mati. Video Klip "BYOB" menjadi the
best metal video di MTV Music Awards 2005. Lagu lain adalah "Lonely
Day", "Soldier Side", Lost in Hollywood",
"Cigaro", "Question" dan "This Cocaine make me feel
i’m on this song".
keluar pada awal 2005, sedang "Hypnotize" dirilis akhir 2005.
Covernyapun mirip, berupa gambar imajinasi yang dibuat oleh ayah Daron. Lagu
yang paling terkenal dari 2 album ini adalah "BYOB" atau Bring Your
Own Bomb. Lagu ini mengkritik pemerintah Amerika yang mengirim tentara ke Irak
dan menyebabkan ribuan tentara AS mati. Video Klip "BYOB" menjadi the
best metal video di MTV Music Awards 2005. Lagu lain adalah "Lonely
Day", "Soldier Side", Lost in Hollywood",
"Cigaro", "Question" dan "This Cocaine make me feel
i’m on this song".
isi album Hypnotize ini bakal berisikan
12 lagu dan juga beberapa karya seni/artwork dari Vartan Malakian,
ayah dari gitaris SOAD Daron Malakian.Cover albumnya bakal di-desain untuk
menjadi pasangan yang tepat buat cover album sebelumnya, Mezmerize. Menjadikan
kedua album ini sebuah karya seni yang saling berhubungan. Hubungan antara dua
album ini juga kerasa di cuplikan-cuplikan behind-the-scenes yang
memperlihatkan proses pembuatan album ini. Kedua album ini, Mezmerize dan
Hypnotize bakal terhubung secara musik dalam lagu Soldier Side Intro yang jadi
lagu pembuka album Mesmerize dan Soldier Side yang jadi lagu terakhir di album
Hypnotize. album ini menyuguhkan irama rock bertegangan tinggi. Simak saja
unggulan dari album ini yang bertitel Hypnotize berhasil menyihir telinga kita
dengan raungan-raungan gitar yang cadas namun irama yang masih catchy. Album
sebelumnya yang bertitel MEZMERIZE sukses dipasaran. Buktinya single BYOB dan
Question bertahan terus di #1 di 12 negara dan ini menjadikan SYSTEM OF A DOWN
sebagai ‘the most innovative rock band’ versi majalah rock kelas dunia,
Kerrang!.
12 lagu dan juga beberapa karya seni/artwork dari Vartan Malakian,
ayah dari gitaris SOAD Daron Malakian.Cover albumnya bakal di-desain untuk
menjadi pasangan yang tepat buat cover album sebelumnya, Mezmerize. Menjadikan
kedua album ini sebuah karya seni yang saling berhubungan. Hubungan antara dua
album ini juga kerasa di cuplikan-cuplikan behind-the-scenes yang
memperlihatkan proses pembuatan album ini. Kedua album ini, Mezmerize dan
Hypnotize bakal terhubung secara musik dalam lagu Soldier Side Intro yang jadi
lagu pembuka album Mesmerize dan Soldier Side yang jadi lagu terakhir di album
Hypnotize. album ini menyuguhkan irama rock bertegangan tinggi. Simak saja
unggulan dari album ini yang bertitel Hypnotize berhasil menyihir telinga kita
dengan raungan-raungan gitar yang cadas namun irama yang masih catchy. Album
sebelumnya yang bertitel MEZMERIZE sukses dipasaran. Buktinya single BYOB dan
Question bertahan terus di #1 di 12 negara dan ini menjadikan SYSTEM OF A DOWN
sebagai ‘the most innovative rock band’ versi majalah rock kelas dunia,
Kerrang!.
Shavo Odadjian
sepertinya bakal jadi sutradara lagi. buat video klip album Hypnotize. Bangku
sutradara sudah dapat dipastikan bakal diisi oleh sang basis. Hmm we can’t
wait for the result. Video klip yang akan dishoot di Van Andel Arena (
Grand Rapids, Michigan) ini sebenarnya merupakan proyek kedua Shavo setelah dia
juga menyutradarai video klip untuk lagu "Question!". "Ini bakal
jadi konsep video yang benar-benar live. Sebelumnya memang pernah kita main dan
ada beberapa fans yang ikut di shoot, tapi kalau main di arena besar dimana
suasananya sudah kaya konser, baru sekarang ini.
sepertinya bakal jadi sutradara lagi. buat video klip album Hypnotize. Bangku
sutradara sudah dapat dipastikan bakal diisi oleh sang basis. Hmm we can’t
wait for the result. Video klip yang akan dishoot di Van Andel Arena (
Grand Rapids, Michigan) ini sebenarnya merupakan proyek kedua Shavo setelah dia
juga menyutradarai video klip untuk lagu "Question!". "Ini bakal
jadi konsep video yang benar-benar live. Sebelumnya memang pernah kita main dan
ada beberapa fans yang ikut di shoot, tapi kalau main di arena besar dimana
suasananya sudah kaya konser, baru sekarang ini.
Serj Tankian, vokalisnya System of a
Down ternyata sangat peduli dengan genocide. Genocide ini adalah
pemusnahan etnik, agama atau kelompok lain, contoh yang paling terkenal sih genocide
terhadap kaum Yahudi sebanyak 6 juta orang selama perang dunia ke-II. Kenapa
Serj Tankian ngotot mendukung perealisasian undang-undang ini?
Down ternyata sangat peduli dengan genocide. Genocide ini adalah
pemusnahan etnik, agama atau kelompok lain, contoh yang paling terkenal sih genocide
terhadap kaum Yahudi sebanyak 6 juta orang selama perang dunia ke-II. Kenapa
Serj Tankian ngotot mendukung perealisasian undang-undang ini?
Pada saat teman-teman sebandnya lagi
sibuk persiapan untuk shooting video klip terbaru nya System of a Down, Serj
Tankian, sang vokalis malah ngikut demo di Chicago. Serj Tankian ternyata udah
ngebuat janji pada kakeknya yang berusia 97 tahun yang merupakan orang Armenia,
kalau ia bakal berusaha sebaik mungkin untuk meyakinkan anggota kongres, Dennis
Hastert untuk merealisasikan Armenian Genocide Resolution.
Perjuangan Tankian untuk membuat resolusi ini diakui sudah dimulai sejak tahun
2000.
sibuk persiapan untuk shooting video klip terbaru nya System of a Down, Serj
Tankian, sang vokalis malah ngikut demo di Chicago. Serj Tankian ternyata udah
ngebuat janji pada kakeknya yang berusia 97 tahun yang merupakan orang Armenia,
kalau ia bakal berusaha sebaik mungkin untuk meyakinkan anggota kongres, Dennis
Hastert untuk merealisasikan Armenian Genocide Resolution.
Perjuangan Tankian untuk membuat resolusi ini diakui sudah dimulai sejak tahun
2000.
Tankian bergabung dengan anggota dari Armenian National Committee of
America, Armenian Youth Federation dan organisasinya yang
bernama Axis of Justice dalam sebuah demo besar-besaran untuk
memberlakukan resolusi yang nantinya akan mengakui peristiwa pembantaian
sekitar 1,5 juta warga Armenia sejak tahun 1915 hingga 1923. "Semua ada di
tangan Dennis Hastert," Tankian juga menambahkan kalau, "Gue yakin
banget kalau ini semua emang perlu lobi ke pihak pemerintahan Bush
America, Armenian Youth Federation dan organisasinya yang
bernama Axis of Justice dalam sebuah demo besar-besaran untuk
memberlakukan resolusi yang nantinya akan mengakui peristiwa pembantaian
sekitar 1,5 juta warga Armenia sejak tahun 1915 hingga 1923. "Semua ada di
tangan Dennis Hastert," Tankian juga menambahkan kalau, "Gue yakin
banget kalau ini semua emang perlu lobi ke pihak pemerintahan Bush
Daron Malakian
yang lahir di Hollywood California 18 juli 1975 ini Saat
masih berusia 6 tahun sudah mendengarkan album-album dari nama-nama besar
seperti Van Halen, Iron Maiden, Judas Priest, Motley Crue, Ozzy Osbourne. Namun
6 tahun kemudian ia mulai merasa sreg setelah mendengar musik-musik trash dari
band-band seperti Slayer. Dari sini kemudian Daron mulai banyak bermain
musik-musik beraliran Metal. Kemudian pada saat berusia 17 tahun ia mulai
banyak mendengarkan musik-musik The Beatles. John Lennon menjadi influence
terbesarnya dalam menulis lagu. Jika anda menyimak lirik-lirik lagu System Of a
Down, semuanya merupakan lirik-lirik bertema sosial, perang, dan kritik
terhadap pemerintah.
yang lahir di Hollywood California 18 juli 1975 ini Saat
masih berusia 6 tahun sudah mendengarkan album-album dari nama-nama besar
seperti Van Halen, Iron Maiden, Judas Priest, Motley Crue, Ozzy Osbourne. Namun
6 tahun kemudian ia mulai merasa sreg setelah mendengar musik-musik trash dari
band-band seperti Slayer. Dari sini kemudian Daron mulai banyak bermain
musik-musik beraliran Metal. Kemudian pada saat berusia 17 tahun ia mulai
banyak mendengarkan musik-musik The Beatles. John Lennon menjadi influence
terbesarnya dalam menulis lagu. Jika anda menyimak lirik-lirik lagu System Of a
Down, semuanya merupakan lirik-lirik bertema sosial, perang, dan kritik
terhadap pemerintah.
Beberapa saat kemudian Daron bertemu dengan Serj Tankian dan akhirnya sepakat
membentuk band bersama-sama. Kemudian bergabunglah Shavo Odadjian pada bass dan
John Dolmayan pada drum. Mereka pun menamai band mereka System Of a Down
(SoaD).
membentuk band bersama-sama. Kemudian bergabunglah Shavo Odadjian pada bass dan
John Dolmayan pada drum. Mereka pun menamai band mereka System Of a Down
(SoaD).
Sudah tidak asing lagi tentang kabar keretekan band ini, namun Gitaris grup System
Of A Down, Daron Malakian, membantah bahwa keretakan yang terjadi
dalam tubuh band tersebut telah memaksa mereka ‘break’ dan mengatakan bahwa
‘perbedaan yang kreatif’-lah yang membuat mereka menghadapi masa kevakuman.
Of A Down, Daron Malakian, membantah bahwa keretakan yang terjadi
dalam tubuh band tersebut telah memaksa mereka ‘break’ dan mengatakan bahwa
‘perbedaan yang kreatif’-lah yang membuat mereka menghadapi masa kevakuman.
Grup beraliran rock pelantun tembang Chop
Suey! itu membantah spekulasi yang menyebut bahwa mereka kini tengah
diambang perpecahan karena adanya konflik antar personil, dengan mengatakan
bahwa masing-masing anggota hanya ingin berkonsentrasi pada ‘proyek sampingan’
yang dipunyai.
Suey! itu membantah spekulasi yang menyebut bahwa mereka kini tengah
diambang perpecahan karena adanya konflik antar personil, dengan mengatakan
bahwa masing-masing anggota hanya ingin berkonsentrasi pada ‘proyek sampingan’
yang dipunyai.


